Sama-sama kita menjaga kemudahan yang diberi untuk manfaat bersama.

August 11, 2011

11 Amalan Ketika Berbuka Puasa

Assalamualaikum and hi.


Ketika berbuka puasa sebenarnya terdapat berbagai amalan yang membawa kebaikan dan keberkahan. Namun seringkali kita melalaikannya, lebih disibukkan dengan hal lainnya. Hal yang utama yang sering dilupakan adalah do'a. Secara lebih lengkapnya, mari kita lihat tulisan berikut seputar sunnah-sunnah ketika berbuka puasa:
Pertama: Menyegerakan berbuka puasa.
Yang dimaksud menyegerakan berbuka puasa, bukan berarti kita berbuka sebelum waktunya. Namun yang dimaksud adalah ketika matahari telah tenggelam atau ditandai dengan dikumandangkannya adzan Maghrib, maka segeralah berbuka. Dan tidak perlu sampai selesai adzan atau selesai shalat Maghrib. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)
Dalam hadits yang lain disebutkan,


لَا تَزَالُ أُمَّتِى عَلَى سُنَّتِى مَا لَمْ تَنْتَظِرْ بِفِطْرِهَا النُجُوْمَ
“Umatku akan senantiasa berada di atas sunnahku (ajaranku) selama tidak menunggu munculnya bintang untuk berbuka puasa.” (HR. Ibnu Hibban 8/277 dan Ibnu Khuzaimah 3/275, sanad shahih). Inilah yang ditiru oleh Rafidhah (Syi’ah), mereka meniru Yahudi dan Nashrani dalam berbuka puasa. Mereka baru berbuka ketika munculnya bintang. Semoga Allah melindungi kita dari kesesatan mereka. (Lihat Shifat Shoum Nabi, 63)
Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum menunaikan shalat Maghrib dan bukanlah menunggu hingga shalat Maghrib selesai dikerjakan. Inilah contoh dan akhlaq dari suri tauladan kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagaimana Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih)

Kedua: Berbuka dengan rothb, tamr atau seteguk air.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits Anas bin Malik di atas, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sangat menyukai berbuka dengan rothb (kurma basah) karena rothb amat enak dinikmati. Namun kita jarang menemukan rothb di negeri kita karena kurma yang sudah sampai ke negeri kita kebanyakan adalah kurma kering (tamr). Jika tidak ada rothb, barulah kita mencari tamr (kurma kering). Jika tidak ada kedua kurma tersebut, maka bisa beralih ke makanan yang manis-manis sebagai pengganti. Kata ulama Syafi'iyah, ketika puasa penglihatan kita biasa berkurang, kurma itulah sebagai pemulihnya dan makanan manis itu semakna dengannya (Kifayatul Akhyar, 289). Jika tidak ada lagi, maka berbukalah dengan seteguk air. Inilah yang diisyaratkan dalam hadits Anas di atas.
Ketiga: Sebelum makan berbuka, ucapkanlah 'bismillah' agar tambah barokah.
Inilah yang dituntunkan dalam Islam agar makan kita menjadi barokah, artinya menuai kebaikan yang banyak.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
"Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta'ala (yaitu membaca 'bismillah'). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta'ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”." (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858, hasan shahih)
Dari Wahsyi bin Harb dari ayahnya dari kakeknya bahwa para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلاَ نَشْبَعُ. قَالَ « فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ ». قَالُوا نَعَمْ. قَالَ « فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ »
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang?" Beliau bersabda: "Kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri." Mereka menjawab, "Ya." Beliau bersabda: "Hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya." (HR. Abu Daud no. 3764, hasan). Hadits ini menunjukkan bahwa agar makan penuh keberkahan, maka ucapkanlah bismilah serta keberkahan bisa bertambah dengan makan berjama'ah (bersama-sama).
Keempat: Berdo'a ketika berbuka "Dzahabazh zhoma-u ..."
Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ».
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika telah berbuka mengucapkan: 'Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)'." (HR. Abu Daud no. 2357, hasan). Do'a ini bukan berarti dibaca sebelum berbuka dan bukan berarti puasa itu baru batal ketika membaca do'a di atas. Ketika ingin makan, tetap membaca 'bismillah' sebagaimana dituntunkan dalam penjelasan sebelumnya. Ketika berbuka, mulailah dengan membaca 'bismillah', lalu santaplah beberapa kurma, kemudian ucapkan do'a di atas 'dzahabazh zhoma-u ...'. Karena do'a di atas sebagaimana makna tekstual dari "إِذَا أَفْطَرَ ", berarti ketika setelah berbuka.
Catatan: Adapun do’a berbuka, “Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka)” Do’a ini berasal dari hadits hadits dho’if (lemah).  Begitu pula do’a berbuka, “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu” (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rizki-Mu aku berbuka), Mula ‘Ali Al Qori mengatakan, “Tambahan “wa bika aamantu” adalah tambahan yang tidak diketahui sanadnya, walaupun makna do’a tersebut shahih. Sehingga cukup do’a shahih yang kami sebutkan di atas (dzahabazh zhomau …) yang hendaknya jadi pegangan dalam amalan.
Kelima: Berdo'a secara umum ketika berbuka.
Ketika berbuka adalah waktu mustajabnya do'a. Jadi janganlah seorang muslim melewatkannya. Manfaatkan moment tersebut untuk berdo'a kepada Allah untuk urusan dunia dan akhirat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzholimi.” (HR. Tirmidzi no. 2526 dan Ibnu Hibban 16/396, shahih). Ketika berbuka adalah waktu terkabulnya do’a karena ketika itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 7: 194).
Keenam: Memberi makan berbuka.
Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak berderma, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, hasan shahih)
Ketujuh: Mendoakan orang yang beri makan berbuka.
Ketika ada yang memberi kebaikan kepada kita, maka balaslah semisal ketika diberi makan berbuka. Jika kita tidak mampu membalas kebaikannya dengan memberi yang semisal, maka doakanlah ia.  Dari 'Abdullah bin 'Umar, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
وَمَنْ صَنَعَ إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا مَا تُكَافِئُونَهُ فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَرَوْا أَنَّكُمْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ
"Barangsiapa yang memberi kebaikan untukmu, maka balaslah. Jika engkau tidak dapati sesuatu untuk membalas kebaikannya, maka do'akanlah ia sampai engkau yakin engkau telah membalas kebaikannya." (HR. Abu Daud no. 1672 dan Ibnu Hibban 8/199, shahih)
Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi minum, beliau pun mengangkat kepalanya ke langit dan mengucapkan,
اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِى
“Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii” [Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku]" (HR. Muslim no. 2055)
Kelapan: Ketika berbuka puasa di rumah orang lain.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disuguhkan makanan oleh Sa’ad bin ‘Ubadah, beliau mengucapkan,
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ
“Afthoro ‘indakumush shoo-imuuna wa akala tho’amakumul abroor wa shollat ‘alaikumul malaa-ikah [Orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendo’akan agar kalian mendapat rahmat].” (HR. Abu Daud no. 3854 dan Ibnu Majah no. 1747 dan Ahmad 3/118, shahih)
Kesembilan: Ketika menikmati susu saat berbuka.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ. وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
"Barang siapa yang Allah beri makan hendaknya ia berdoa: “Allaahumma baarik lanaa fiihi wa ath'imnaa khoiron minhu” (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan berilah kami makan yang lebih baik darinya). Barang siapa yang Allah beri minum susu maka hendaknya ia berdoa: “Allaahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu” (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkanlah darinya). Rasulullah shallallahu wa 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada sesuatu yang bisa menggantikan makan dan minum selain susu." (HR. Tirmidzi no. 3455, Abu Daud no. 3730, Ibnu Majah no. 3322, hasan)
Kesepuluh: Minum dengan tiga nafas dan membaca 'bismillah'.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
كان يشرب في ثلاثة أنفاس إذا أدنى الإناء إلى فيه سمى الله تعالى وإذا أخره حمد الله تعالى يفعل ذلك ثلاث مرات
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa minum dengan tiga nafas. Jika wadah minuman didekati ke mulut beliau, beliau menyebut nama Allah Ta’ala. Jika selesai satu nafas, beliau bertahmid (memuji) Allah Ta’ala. Beliau lakukan seperti ini tiga kali.” (Shahih, As Silsilah Ash Shohihah no. 1277)
Kesebelas: Berdoa sesudah makan.
Di antara do’a yang shahih yang dapat diamalkan dan memiliki keutamaan luar biasa adalah do’a yang diajarkan dalam hadits berikut. Dari Mu’adz bin Anas, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ. غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: “Alhamdulillaahilladzii ath'amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin” (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Tirmidzi no. 3458, hasan)
Namun jika mencukupkan dengan ucapan “alhamdulillah” setelah makan juga dibolehkan berdasarkan hadits Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا
“Sesungguhnya Allah Ta'ala sangat suka kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (alhamdulillah) sesudah makan dan minum” (HR. Muslim no. 2734) An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang mencukupkan dengan bacaan “alhamdulillah” saja, maka itu sudah dikatakan menjalankan sunnah.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 17: 51)
Demikian beberapa amalan ketika berbuka puasa. Moga yang sederhana ini bisa kita amalkan. Dan moga bulan Ramadhan kita penuh dengan kebaikan dan keberkahan. Wallahu waliyyut taufiq.

Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat.
kredit to rumaysho







August 10, 2011

Look At Yourself.

Assalamualaikum and hi.


before i start,take a look at this video.


His name is Nick Vujicic.
born in 1982 in Brisbane,Australia
Nicholas Vujicic came into the world with neither arms nor legs.
By the age 19,Nick started to fulfilled his dream of being able to encourage other people 
and bring them the Gospel of Jesus through motivational speaking and sharing his testimony about how God changed his life and gave him a future and a hope.

This man is really inspired me to survive in my daily life.I mean look at him,he got no arms,no legs but still he can stand alone by himself.SubhanAllah..Kadang-kadang kita fikir diri kita susah,tapi ada orang yang jauh lebih susah dari kita.Kita senang terjatuh dan payah untuk bangun semula walaupun ujian yang diberikan tidaklah sehebat mana banding insan istimewa di atas.Kita jauh lebih sempurna dari dia,tapi kenapa kita tak pernah berusaha untuk mencari kesempurnaan yang ada dalam kita sendiri?Nick Vujicic tak punya tangan,tak punya kaki tapi dia mampu memupuk semangat kepada orang yang lebih sempurna fizikalnya.Kenapa?sebab dia ada keyakinan yang tinggi dalam diri dia.Walaupun tidak berkaki,tidak bertangan itu tidak menjadi penghalang  untuk dia terus bangkit berjaya.Dan dia tidak pernah salahkan apa entah lagi mempertikaikan pemberian Allah kepada dia.Pernah tak anda terfikir,orang yang lahirnya bukan Islam tapi dia kenal erti bersyukur walaupun keadaannya tidak sempurna.In fact,kelemahan itu yang buat dia jadi dekat dengan Tuhan.So,kenapa dalam kalangan orang Islam zaman ini tidak pernah bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Allah?Kita diberi seribu nikmat hidup di dunia ini,tapi kenapa kita terlalu sombong dengan Pencipta kita?Kita diberi kesihatan yang baik,tubuh badan yang sempurna,rupa yang cantik dan segak,tapi pernah kita bersyukur dan pernah kita tunduk pada Allah?Nick Vujicic tidak memerlukan sesiapa untuk dia bangkit dalam hidup.Keyakinan dan bersyukur dengan anugerah yang diberi menjadikan dia manusia yang hebat.Kita tak perlukan artis untuk kita jadikan sebagai 'Role model' untuk berjaya.Kita tak perlukan 'orang yang popular' untuk kita jadikan sumber inspirasi.Tapi kita perlukan keperibadian Rasulullah SAW sebagai sumber untuk berjaya.Kerana Rasulullah SAW role model yang teragung.Kita perlukan kepercayaan pada Allah SWT untuk berjaya dunia dan akhirat.Kerana hidup dan mati kita hanyalah untuk Allah SWT.
Allahualam.

August 09, 2011

Mr Simple.

Assalamualaikum and hi.

Before i get start to write,listen to this first.

haha cool isn't?

ok,lets begin.Since aku dah postkan lagu SuJu ni,my entry for today is about K-pop band.Im sure you all there know about K-pop.And im sure maybe some of you all must scream out loud when they see this boy band.so do i (but not reallyla).Dulu aku tak pernah tau pun pasal K-pop ni.Sampai aku pelik dengan orang-orang yang 'gila' K-pop ni.Because of this person,benda yang aku pelikkan tula jadi dekat aku.Sekarang aku dah jadi hantu K-pop LOL.Ni semua disebabkan aku nak melupakan seseorang.Aku fikir aku jadikan minat seseorang tu untuk aku lupakan dia,aleh-aleh terus jadi minat aku sendiri LOL.First music video yang buatkan aku 'teruja' ialah music video dari 2PM lagu I'll be back.Sampaikan aku pakat dengan kawan-kawan menari tarian I'll be back tu.LOL
Keterujaan aku sekarang semakin melarat bila aku mula tengok drama-drama korea.You name it,i've every single drama of korean HAHA.Daripada drama hingga ke reality show.My favourite reality show is Running Man.Memang tak kering gusi tengok cerita ni,serius sangat-sangat lawak.And of course sebab ada Song Ji Hyo.Haha

Sebelum aku tutup cerita aku,here it is my only one girl that i adore,

Bae Sue-Ji or Suzy.

So,thats all for today.Majula cerita korea untuk rakyat Malaysia.

p/s : tak salah kalau nak berhibur sebab Rasulullah SAW dulu pun berhibur juga.Tapi berhibur tu biarlah berpada-pada.Jangan sampai melalaikan kita untuk melakukan kewajipan dan tidak membuatkan aqidah kita terpesong.Berhibur dengan berhemah,fellows.Peace!

August 08, 2011

Happy Friendship Anniversary.

Assalamualaikum.


August 8 2010 - August 8 2011


first of all,syukur alhamdulillah because i've given a chance to breath in this world.Seperti sedia maklum,hari ni ialah 8 Ogos 2011.Maybe some of you curious about this date.And maybe some of you said that 'ya,i already knew,so what?'.
Setiap orang mesti mempunyai something or perkara yang boleh diorang ingat sampai bila-bila,and so do i.This date is meaningful for me.I dont know she remember or not about this date.If she do remember,alhamdulillah.If not,well then its ok.Tarikh ni membawa satu pertemuan antara dua kawan.Its not kawan actually,but sahabat.Yes,that is the correct word to describe her.she is a simple person,nice,humble,and yes she is friendly.Its been a year we get to know each other.I must say this,its a pleasure to friend with her.I dont know why but i really grateful met her.Tapi sekarang kami tak lagi macam dulu.And this is all because of me.I've made a stupid mistake.Aku tak pernah hargai dia.I'm sorry and please forgive me.But last few days,ada sesuatu yang membuatkan aku terasa lapang hati.I give her some advice since she wants to become better person and of course devoted servant of Allah.And she wrote this to me.




Lepas sekian lama tak berhubung,suddenly she wrote this words to me.And i was like,am i dreaming??
i can't believe she said that to me.After what have i done to her,yet she still called me sahabat.I'm thankful for that.And you're my sahabat too.Thank you so much sebab masih sudi anggap saya sahabat awak.Saya betul-betul hargai.Awak sahabat dunia akhirat saya.Thank you so much,my du'a is always be with you.Semoga berjaya dunia dan akhirat.

August 05, 2011

kedambaan seorang anak.

Assalamualaikum.


alhamdulillah,sudah 5 hari seluruh umat berpuasa.dan alhamdulillah juga aku sempat menunaikan solat sunat terawih.alhamdulillah selesai 10 rakaat solat sunat terawih dengan 3 rakaat solat witir sebagai penutup.syukran jazilan,yaAllah kerana Kau masih lagi bagi peluang padaku untuk terus beribadah padaMu.selesai solat secara berjemaah di surau,para jemaah saling bersalam-salaman sambil selawat ke atas Nabi Muhammad S.A.W.suddenly,an old man came to me and asked my name and he said,'semoga berjaya dan selamat dunia akhirat ye,nak.insyaAllah' sambil menepuk bahuku.i almost cry when an old man said that to me.and straight away,i was thinking 'its that great if my parents could say that to me?'.i miss my parents so much.dear Allah,please be blessing for both of them.amin.



this man is really inspired me.his talk is really touches me.listen to him,learn for what he said.i wish could be like him someday.insyaAllah.

Terimalah taubatku,ya Allah.

Ya Allah,Ya Tuhanku yang Maha Mengasihani lg Maha Mengampun.terimalah taubat hambaMu yang sering kali melakukan dosa.Sesungguhnya hambaMu ini rindukan kasih sayang dariMu yaAllah.terimalah taubatku yaAllah.Kau ampunilah segala dosa-dosaku yaAllah.kau ampunilah dosa-dosa kedua ibubapaku yaAllah.Kau jauhkanlah mereka yaAllah dari azab kubur.Kau terangkanlah kubur mereka dengan cahayaMu yaAllah.Kau permudahkanlah urusan mereka disana yaAllah.yaAllah,Kau ampunilah segala dosa-dosa rakan-rakanku.Kau suluhkanlah hati mereka yaAllah dengan cahayaMu.Kau lindungilah mereka yaAllah dari segala musibah.yaAllah,sesungguhnya Kau Maha Mengetahui apa yang ada dalam hatiku.aku benar-benar gembira dengan khabar berita sahabatku yang ingin berubah.aku mohon yaAllah,Kau tetapkanlah hatinya yaAllah untuk terus mencari keredhaanMu.dan janganlah Kau pudarkan hatinya untukMu.turunkanlah hidayah dan petunjukMu pada sahabatku.sesungguhnya Kau Maha Mengasihani lagi Maha Menyanyangi.amin yarabbalalamin.